AAPA SALAHNYA MENJADI ORANG YANG BIASA SAJA?

Ditengah euforia orang2 sedang membangun karier, sedang demam start up, sedang sibuk membangun eksistensi, saya kemudian berpikir.
.
*Apa salahnya menjadi orang biasa2 saja??*
.
Ketika pergi ke desa, ke kampung, bertemu dgn masyarakatnya. Bisa ditemui beberapa orang yg bahkan tidak mengenal istilah start up, tidak mengerti apa itu eksistensi. Namun satu hal yg pasti, mereka *Berperan*.
.
Adalah orang2 yg tidak dikenal inilah yg membuat meja makan orang2 bisa tersaji nasi juga beberapa macam sayuran. Mereka menjalani perannya dgn ikhlas, tidak menuntut menjadikan diri mereka dikenal banyak orang.
.
Sungguh, tidak ada yg keliru sama sekali dgn menjadi orang biasa saja. Surga juga tidak diciptakan hanya untuk orang2 yg eksis, yg terkenal, yg membangun ini itu. Perubahan-perubahan jg tidak muluk2 dimulai dgn membangun perusahaan & berbagai macam euforia yg menekan kaum muda saat ini.
.
Yang paling utama adalah menjadi berperan. Kemudian menjalani peran tsb dgn sebaik-baiknya. Menjalani penuh ketulusan & niat yg lurus.
.
Jika semakin jauh dari niat, semakin jauh pula dri kearifan-kearifan. Bila diperhatikan, begitu banyak orang yg khawatir menjadi debu, menjadi bukan siapa-siapa dan biasa saja. Padahal, menjadi debu pun sebenarnya sgt berarti dan bermakna ketika dia bisa berperan, untuk tayamum misalnya.
.
Barangkali orang-orang yg biasa saja itu, tidak eksis di dunia, adalah orang-orang yg amat dikenal oleh penduduk langit.
.
Barangkali Surga merindukan kedatangan mereka, dan para malaikat sibuk mencatat berbagai kebaikan dari peran yg mereka jalani.
.
#Kurniawan Gunadi - Bertumbuh

Dok Pribadi. Foto Perjalanan Menuju Bromo

Komentar